Kendalikan Inflasi Ramadan, Pemkab Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Banyuasin meluncurkan kegiatan Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu sebagai langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Pasar murah kali ini dilakukan di desa Telang Sari dan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P. Dirinya meninjau setiap stand penjualan yang ada di Operasi Pasar Murah. Kamis (26/02/2026)

Kegiatan yang disambut antusias oleh warga ini bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi yang kerap bergejolak di masa hari besar keagamaan. Selain menekan harga, operasi ini juga berfungsi untuk mengecek kesiapan serta menjamin ketersediaan stok pangan bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE., M.Si., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berhenti di satu titik saja. “Kami akan menggelar operasi pasar murah ini di empat lokasi berbeda di berbagai kecamatan selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Baca Juga : 

Keunggulan utama dari program ini adalah selisih harga yang signifikan, di mana barang-barang yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya. Komoditas bawang merah dan bawang putih pada operasi pasar ini dijual dengan harga hanya Rp8.000 per seperempat kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga di lapangan yang kini menyentuh kisaran Rp10. 000 hingga Rp12.000 per seperempat kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting ditawarkan seharga Rp7.000 per seperempat kilogram, di mana harga tersebut memberikan penghematan besar bagi warga karena harga di pasar umum saat ini rata-rata mencapai Rp15.000 hingga Rp18.000 per seperempat kilogram.

Baca Juga :  Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo Diresmikan, Banyuasin Jadi Sentra Bibit Unggul Nasional

Adapula Telur ayam yang dijual Rp.26.000 per kilogramnya dimana dipasar umum sekarang harga nya diangka Rp.29.000 per Kilogram. Pemerintah berharap inisiatif ini dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga pangan.

Turut hadir dalam giat Plt. Kepala Dinas Sosial Salni Fajar,S.Ag., MH.i, Kepala Dinas DTPH Sarip, S.P., M.M, Kepala DKP Banyuasin, Ir. Masita Liana, SP, Camat Tanjung Lago Joni Gunawan, S.Sos.,MM.

Berita Terkait

Wabup Netta dan Korem 044/Gapo Panen Raya, Banyuasin Perkuat Posisi Lumbung Pangan Sumsel
Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo Diresmikan, Banyuasin Jadi Sentra Bibit Unggul Nasional
348 Kasus Karhutla Terjadi di Sumsel, Banyuasin Masuk Zona Merah Bersama Empat Daerah Lain
Wabup Netta Indian Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Banyuasin Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah
Pemkab Banyuasin Bahas Pengelolaan Sampah, Targetkan Solusi Ramah Lingkungan dan Bernila
Antisipasi El Nino Ekstrem, Bupati Askolani Siagakan 153 Desa Tangguh Kebakaran di Banyuasin
Bupati Askolani: Hasil Evaluasi LKPJ 2025 Akan Kami Wujudkan dalam Program Nyata bagi Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Wabup Netta dan Korem 044/Gapo Panen Raya, Banyuasin Perkuat Posisi Lumbung Pangan Sumsel

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo Diresmikan, Banyuasin Jadi Sentra Bibit Unggul Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:20 WIB

348 Kasus Karhutla Terjadi di Sumsel, Banyuasin Masuk Zona Merah Bersama Empat Daerah Lain

Senin, 18 Mei 2026 - 21:19 WIB

Wabup Netta Indian Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Banyuasin Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

Berita Terbaru