Polda Sumsel OTT 23 Orang, Dua Staf Disdik Banyuasin Jadi Tersangka dan Ditahan

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Sriwijaya, Palembang – Dua staf Pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banyuasin, berinisial RS dan RB resmi ditahan Polda Sumsel usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Keduanya diciduk bersama 21 orang lainnya oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel di sebuah hotel di Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, pada Kamis (17/9/2026).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya menjelaskan, totalnya ada 23 orang yang ditangkap petugas dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari staf Disdik Banyuasin, kepala sekolah, bendahara, hingga pihak penyedia.

“Dalam OTT yang dilakukan Anggota Ditreskrimsus Polda Sumsel ada 21 orang yang diamankan, yang saat itu berada di dalam kamar hotel tersebut. Serta 2 orang staf PPPK di dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin,” kata Nandang, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga :  Kukuhkan FEK 2026–2031, Herman Deru Tekankan Pelestarian Budaya dan Kerukunan Sumsel

Nandang mengungkapkan, keberadaan mereka di hotel tersebut adalah untuk mengikuti agenda bimbingan teknis (bimtek) terkait Dana Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun 2026. Namun, di sela-sela kegiatan, polisi menemukan adanya dugaan bagi-bagi fee dari anggaran program tersebut.

“Ada dua oknum dari Dinas Pendidikan Pemkab Banyuasin yang diamankan yakni RS dan RB berstatus PPPK. Selain itu juga ada 21 orang diduga merupakan kepsek dan bendahara di Kabupaten Banyuasin yang ada di kamar tersebut,” ujarnya.

Secara terpisah, Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Doni Satrya Sembiring merinci 23 orang yang diamankan tersebut meliputi 12 kepala sekolah SD, dua bendahara SD, empat penyedia, dua vendor, satu istri kepala sekolah, serta dua staf PPPK Disdik Banyuasin.

Baca Juga :  Cik Ujang Dorong Lulusan Uniski Kayuagung Terus Belajar dan Berkontribusi bagi Masyarakat

Doni membeberkan, modus yang digunakan para pelaku adalah meminta jatah fee sebesar satu persen dari setiap kucuran anggaran sekolah yang dicairkan. Nilai anggaran yang diterima tiap sekolah sendiri bervariasi, mulai dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar. Uang fee tersebut kemudian dikumpulkan oleh para kepala sekolah untuk disetorkan kepada RS dan RB.

“Dari dua oknum staf tersebut diamankan uang Rp30.990.000 uang yang sudah disetor oleh oknum kepsek. Kemudian ada uang dari oknum kepsek yang sudah siap disetorkan berjumlah Rp71.216.000,” kata Doni.

 

Berita Terkait

28 Kepala Sekolah Banyuasin Diduga Diamankan dalam OTT Polda Sumsel
Cik Ujang Dorong Lulusan Uniski Kayuagung Terus Belajar dan Berkontribusi bagi Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Polkam Tinjau Posko Satgas Karhutla di Kertapati
Kebakaran Lahan di Buana Murti Banyuasin Berhasil Dikendalikan, Warga Desak Sekolah Daring akibat Kabut Asap
Gubernur Herman Deru Dukung Optimalisasi Lahan Ekstensifikasi Sawit Sumsel untuk Ketahanan Energi Nasional
Gubernur Herman Deru Dorong RUU Transmigrasi Tuntaskan Persoalan Eks Transmigrasi di Sumsel
Kelangkaan Beras Kemasan 5 Kg, Wabup Dan Kajari Banyuasin Tinjau Ke Lapangan
Perkuat Program Unggulan Herman Deru dan Cik Ujang, PANDU GSMP Dorong Kemandirian Pangan Sumsel
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 00:24 WIB

Polda Sumsel OTT 23 Orang, Dua Staf Disdik Banyuasin Jadi Tersangka dan Ditahan

Jumat, 18 September 2026 - 23:52 WIB

28 Kepala Sekolah Banyuasin Diduga Diamankan dalam OTT Polda Sumsel

Jumat, 18 September 2026 - 23:45 WIB

Cik Ujang Dorong Lulusan Uniski Kayuagung Terus Belajar dan Berkontribusi bagi Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 23:39 WIB

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Polkam Tinjau Posko Satgas Karhutla di Kertapati

Kamis, 10 September 2026 - 22:08 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung Optimalisasi Lahan Ekstensifikasi Sawit Sumsel untuk Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru