Antisipasi El Nino Ekstrem, Bupati Askolani Siagakan 153 Desa Tangguh Kebakaran di Banyuasin

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 23:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Banyuasin bergerak cepat merespon ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Sumatera Selatan dalam beberapa bulan ke depan. Di bawah instruksi Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH., Pemkab Banyuasin kini memperketat pengawasan di wilayah-wilayah rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Jumat (24/04).

Berdasarkan data BMKG, fenomena El Nino kategori moderat hingga kuat diprediksi akan mulai muncul pada periode Mei-Juli 2026. Kondisi ini diperkirakan akan memperparah musim kemarau, di mana puncaknya diprediksi terjadi pada bulan Agustus dan September. Pada masa tersebut, curah hujan diperkirakan berada di bawah normal atau jauh lebih kering dibandingkan rata-rata tahunan.

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M.. sebagai pimpinan Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja menekankan bahwa informasi cuaca ini harus menjadi pijakan strategi agar dampak kesehatan dan ekonomi akibat asap tidak terulang kembali.

Baca Juga :  Habiskan 1,5 Ton Dry Ice per Hari, Sumsel Berupaya Tekan Dampak Kabut Asap

“Pencegahan adalah langkah paling murah. Saya mendorong aparat hingga tingkat desa untuk membangun kesadaran agar membakar lahan tidak lagi menjadi kebiasaan,” tegas Herman Deru dalam arahannya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Askolani menjelaskan bahwa Kabupaten Banyuasin memiliki tantangan khusus dalam menghadapi cuaca ekstrem kedepan, hal ini mengingat wilayah Banyuasin sebagai pemilik lahan gambut terluas kedua di Sumatera Selatan. Sebagai langkah konkret, Bupati Askolani telah menginisiasi pembentukan kekuatan di tingkat akar rumput.

“Kami telah membentuk 153 Desa Tangguh Kebakaran di seluruh Banyuasin. Satuan tugas ini melibatkan masyarakat lokal dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di tiap kecamatan agar siaga setiap saat jika muncul titik api,” ujar Askolani.

Baca Juga :  Herman Deru Hibahkan Lahan Eks DPMPTSP, Perluasan Kolam Retensi Simpang Polda Dikebut

Menutup rapat, Gubernur Herman Deru menginstruksikan agar seluruh jajaran memanfaatkan sisa waktu musim hujan hingga bulan Mei ini untuk melakukan konsolidasi total. Beliau menekankan pentingnya memperkuat rantai birokrasi dengan melibatkan sinergi TNI dan Polri, serta menggerakkan aparat pemerintah daerah mulai dari tingkat lurah, kepala desa, hingga ketua RT untuk bersiaga menghadapi ancaman Karhutla.

Turut hadir dalam rakor ini Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Erni Yusnita, S.H., M.H., Asisten II Setda Banyuasin Ir. Alpian Soleh, M.M, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, S.E.,M.Si. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dr. Zazili Mustopa, S.E., M.Si., Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Roni Utama, AP., M.Si., Jajaran Pimpinan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan dan Forkopimda Se-Sumsel.

Berita Terkait

Perkuat Penanganan Karhutla, Banyuasin Alokasikan Rp9 Miliar untuk BPBD
Pegadaian Kolaborasi dengan PWI Banyuasin Gelar Seminar Jurnalisme Cerdas Di Era AI
Bupati Askolani Dorong Pengembangan SPAM Banyuasin, Kebutuhan Air Industri Jadi Perhatian
Tuntut Hak Plasma, Warga Tiga Desa di Betung Temui Bupati Banyuasin
Habiskan 1,5 Ton Dry Ice per Hari, Sumsel Berupaya Tekan Dampak Kabut Asap
Dirjen Bangda Kemendagri Minta Perampingan OPD Tak Hambat Visi-Misi dan Pelayanan Publik
Segera Hadir di Banyuasin, Wamensos Minta Pemkab Matangkan Persyaratan Sekolah Rakyat
PWI Banyuasin Kecam Keras Kekerasan Terhadap Jurnalis di Palembang, Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Perkuat Penanganan Karhutla, Banyuasin Alokasikan Rp9 Miliar untuk BPBD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Pegadaian Kolaborasi dengan PWI Banyuasin Gelar Seminar Jurnalisme Cerdas Di Era AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Bupati Askolani Dorong Pengembangan SPAM Banyuasin, Kebutuhan Air Industri Jadi Perhatian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tuntut Hak Plasma, Warga Tiga Desa di Betung Temui Bupati Banyuasin

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Habiskan 1,5 Ton Dry Ice per Hari, Sumsel Berupaya Tekan Dampak Kabut Asap

Berita Terbaru