Info Sriwijaya, Banyuasin – Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., bersama Komandan Resor Militer (Danrem) 044/Garuda Dempo (Gapo) yang diwakili Kasiter Kasrem 044/Gapo, Letkol Arm Arief Budiman, S.Sos., M.M., melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi Bersama Komando Resor Militer (Korem) 044/Gapo dan Wakil Bupati Banyuasin di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/08/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung peningkatan produksi serta produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi di Kabupaten Banyuasin.
Wabup Netta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya komoditas padi. Hal ini tercermin dari capaian produksi gabah yang menempatkan Banyuasin sebagai daerah peringkat kedua penghasil gabah.
“Banyuasin merupakan salah satu daerah penghasil gabah terbesar dan saat ini berada di peringkat kedua. Ini merupakan potensi yang harus terus kita jaga dan tingkatkan, sehingga produksi pertanian dapat semakin meningkat dan kesejahteraan para petani juga ikut meningkat,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, luas baku sawah di Kecamatan Rambutan mencapai 5.219 hektare, sedangkan luas baku sawah di Desa Gelebak Dalam mencapai 1.326 hektare. Dari luasan tersebut, terdapat program Optimalisasi Lahan (OPLA) di Desa Gelebak Dalam seluas 698 hektare.
Hasil ubinan pada panen raya kali ini menunjukkan produktivitas mencapai 8,4 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare. Capaian tersebut menjadi gambaran potensi besar lahan pertanian di Kabupaten Banyuasin dalam mendukung peningkatan produksi padi.
Sementara itu, produksi padi Kabupaten Banyuasin hingga saat ini telah mencapai 1.216.162 ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan luas panen mencapai 230.367 hektare. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu daerah sentra produksi pangan di Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Arief Budiman juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang telah terjalin dalam mendukung sektor pertanian. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan tali asih kepada masyarakat secara simbolis serta pemberian bantuan bibit cabai kepada kelompok penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Melalui kegiatan Panen Raya Padi Bersama ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Banyuasin.