Info Sriwijaya, Yogyakarta – Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Sumatera Selatan Raih Piagam Penghargaan atas Kontribusi dalam Pengembangan Organisasi dan Apresiasi Sastra Masyarakat. Penyerahan penghargaan tersebut dilangsungkan di sela perhelatan akbar Konferensi Internasional Kesusastraan (KIK) ke-35 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 26—27 Oktober 2026.
Penghargaan tingkat nasional ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas tingginya dedikasi dan kualitas manajerial organisasi yang dijalankan oleh HISKI Sumatera Selatan selama satu tahun Ketua HISKI Komisariat Sumatera Selatan Ernalida, M.Hum., Ph.D. sekaligus sebagai dosen di Universitas Sriwijaya menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi, baik pengurus maupun anggota.
”Ini adalah penghargaaan yang kedua kalinya diterima HISKI Komisariat Sumatera Selatan, yang pertama di KIK-34 di Surabaya dan kedua di KIK-35 di Yogyakarta. Sungguh luar biasa Ketua Umum HISKI Pusat Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Pd. memberikan perhatian kepada Komisariat yang aktif berperan mengembangkan dan mendesiminasikan sastra dari Aceh sampai Papua. HISKI Komisariat Sumatera Selatan terpilih dan mendapat penghargaan ini karena dinilai berperan sangat aktif dalam hal manajerial organisasi dan meningkatkan apresiasi sastra masyarakat melalui program Belajar Sastra Bersama HISKI, kerja sama dengan organisasi seni dan budaya khususnya di Sumatera Selatan. HISKI Komisariat Sumatera Selatan memboyong 16 orang presenter di KIK-35 Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan kesusasteraan yang diunggulkan oleh HISKI Pusat.

Didampingi oleh wakil ketua Dr. Haryadi, M.Pd., dan Bendahara Dr. Kurnia Saputri, M. Pd., Ernalida, M.Hum., Ph.D menyampaikan program unggulan Hiski Komisariat Sumatera Selatan adalah Belajar Sastra Bersama HISKI. Kegiatan ini memperkenalkan sastra secara lebih mendalam kepada murid-murid sekaligus guru sastra. Program ini dilakukan melalui pelatihan menulis sastra seperti puisi dan cerpen. Dua buku kumpulan puisi sebagai luaran pelatihan sudah terbit yaitu Lentera Jiwa di Cakrawala Sriwijaya: Puisi-puisi Kearifan Lokal Sumatera Selatan dan Ziarah Kata: Kumpulan Puisi Spiritual dari Tanah Sriwijaya. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada anggota yang menulis karya sastra, Hiski Komisariat Sumatera Selatan juga melakukan kegiatan bedah buku karya Dr. Haryadi, M.Pd., berjudul Antara Kampus dan Doa Ibu bekerja sama dengan Universitas Tridinanti Palembang.
Ke depan tahun 2027, Hiski Komisariat Sumsel sudah membuat Program Kerja yaitu 1. Bincang sastra bersama komunitas sastra, 2. Menulis buku bersama: sastra dan kearifan lokal, 3. Pelatihan menulis kreatif bagi mahasiswa dari berbagai univesitas di Sumsel, 4. Belajar sastra bersama HISKI (guru-guru Sumatera Selatan), 5. Podcast bincang sastra lokal bersama guru-guru Sumsel, 6. Bedah buku sastra karya anggota hiski Sumatera Selatan, 7. PKS dengan berbagai MGMP dan sekolah di Sumatera Selatan, 8. PKS dengan asosiasi bidang sastra dan budaya di Sumatera Selatan, dan tentunya 9. Promosi dan upgrade anggota HISKI Sumatera Selatan. Program ini dirancang sebagai bentuk siap berkinerja unggul untuk mempertahankan penghargaan yang sudah diberikan oleh Hiski Pusat. (Haryadi)









