Info Sriwijaya, Ogan Ilir — Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan olahraga melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen Unsri menghadirkan program inovatif untuk meningkatkan keterampilan shooting olahraga petanque bagi siswa SMPN 1 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Program yang mengangkat tema “Pendampingan Peningkatan Keterampilan Shooting Petanque melalui Metode Gradual Distance Drill di SMPN 1 Indralaya Utara Ogan Ilir” tersebut dilaksanakan dalam Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat Universitas Sriwijaya dan berlangsung mulai 2 Agustus hingga 10 Desember 2026.
Program ini tidak sekedar memberikan pelatihan teknik olahraga. Tim PKM memperkenalkan pendekatan latihan yang sistematis melalui Gradual Distance Drill, yaitu metode latihan shooting dengan meningkatkan jarak sasaran secara bertahap. Model latihan tersebut dirancang agar siswa mampu beradaptasi dengan perubahan jarak sekaligus meningkatkan akurasi, kontrol kekuatan, konsentrasi, dan konsistensi lemparan.
Dari Jarak Dekat Menuju Akurasi Tinggi
Dalam olahraga petanque, kemampuan shooting menjadi salah satu keterampilan penting. Seorang pemain dituntut mampu mengarahkan boule secara tepat untuk mengenai atau menjauhkan boule lawan dari sasaran.
Kondisi tersebut membuat latihan shooting membutuhkan proses yang terukur dan berkelanjutan. Melalui metode Gradual Distance Drill, siswa tidak langsung dihadapkan pada jarak yang sulit. Latihan dimulai dari jarak yang lebih mudah kemudian secara bertahap ditingkatkan sesuai perkembangan kemampuan siswa.
Pendekatan ini memberikan pengalaman latihan yang lebih terstruktur sekaligus membantu siswa memahami hubungan antara teknik gerak, kekuatan lemparan, jarak, konsentrasi, dan akurasi sasaran.
“Latihan dilakukan secara bertahap sehingga siswa dapat membangun keterampilan dari dasar. Targetnya bukan hanya mampu melakukan shooting, tetapi juga mampu melakukannya dengan teknik dan akurasi yang semakin baik,” demikian tujuan utama program pendampingan tersebut.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sekolah
Kegiatan PKM ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
Tim pelaksana terdiri atas Dr. Defliyanto, M.Pd., Prof. Dr. Hartati, M.Kes., Prof. Dr. dr. Fauziah Nurani Kurdi, Sp.KFR., Dr. Rahmawan Santoso, M.Pd., Dr. Muchammad Yustian Yusa, S.S., M.Si., dan Adi Inggit Handoko, M.Kom.
Kehadiran tim dosen Universitas Sriwijaya di SMPN 1 Indralaya Utara diharapkan mampu memperkuat proses pembinaan olahraga di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan keterampilan teknis siswa, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan semangat berolahraga, disiplin dalam latihan, sportivitas, serta kepercayaan diri.
Mendorong Lahirnya Bibit Atlet Petanque
Program pendampingan tersebut memiliki prospek yang lebih luas. Peningkatan keterampilan siswa diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit potensial olahraga petanque sejak usia sekolah.
Dengan latihan yang dilakukan secara terprogram, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam olahraga, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi menuju prestasi yang lebih tinggi.

Bagi Universitas Sriwijaya, kegiatan ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem olahraga berbasis pendidikan. Pengetahuan dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan akademik diharapkan dapat diterapkan secara langsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui semangat “Berkarya, Berinovasi, Berdampak untuk Masyarakat”, PKM Universitas Sriwijaya di SMPN 1 Indralaya Utara menjadi langkah konkret dalam mempertemukan ilmu, pendidikan, olahraga, dan pengabdian.
Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat menjadi awal dari pembinaan petanque yang berkelanjutan dan melahirkan generasi muda yang terampil, sportif, serta berprestasi di bidang olahraga.








