Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Selaraskan Perencanaan Pembangunan Pusat dan Daerah

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan (linier) perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumsel di Griya Agung, Selasa (14/4/2026), yang turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa arah pembangunan Sumatera Selatan ke depan harus sejalan dengan kebijakan nasional, namun tetap adaptif terhadap karakteristik dan kebutuhan daerah. Ia menyebut, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, gubernur memiliki peran strategis sebagai koordinator sekaligus pembina bagi kabupaten/kota.

“Pemprov Sumsel siap memastikan perencanaan pembangunan daerah linier dengan perencanaan nasional. Ini penting agar seluruh program berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Sumatera Selatan saat ini berada dalam fase transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, namun tetap akuntabel dan sesuai regulasi. Kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri dinilainya sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sinkronisasi kebijakan pembangunan.

Dalam forum tersebut, salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah struktur belanja daerah, khususnya belanja pegawai. Herman Deru mengungkapkan, ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen pada 2027 menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kabupaten/kota.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak menimbulkan persoalan baru, terutama peningkatan angka pengangguran. Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran tetap harus mempertimbangkan aspek sosial dan keberlanjutan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Kasus Flu Singapura di Sumsel Tembus 628 Orang, Palembang Catat Angka Tertinggi

Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan provinsi tidak terlepas dari kontribusi kabupaten/kota. Karena itu, sinergi dan integrasi perencanaan menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan.

“Provinsi adalah bingkai dari kabupaten/kota. Capaian pembangunan yang baik merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, kita harus mengintegrasikan seluruh kekuatan agar tidak terjadi disorientasi pembangunan,” ujarnya.

Dalam konteks prioritas, Sumatera Selatan tetap menitikberatkan pembangunan pada sektor infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi. Ia menilai kondisi geografis dan historis Sumatera berbeda dengan Pulau Jawa, sehingga membutuhkan pendekatan pembangunan yang lebih spesifik dan berkelanjutan.

Selain itu, Herman Deru juga mendorong peningkatan kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dengan dukungan regulasi dari pemerintah pusat. Ia berharap adanya kebijakan yang memberikan ruang lebih luas bagi daerah untuk berinovasi dalam meningkatkan pendapatan.

Menutup arahannya, Herman Deru mengajak seluruh kepala daerah untuk tetap konsisten dengan dokumen perencanaan yang telah disusun serta tidak melakukan revisi yang berpotensi mengganggu sinkronisasi dengan pemerintah pusat.

“Saya harap kabupaten/kota konsisten. Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan perhatian lebih kepada Sumatera Selatan. Mari kita wujudkan pembangunan yang terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memaparkan empat kunci sukses pembangunan nasional sebagai strategi utama untuk membawa Indonesia keluar dari posisi negara berkembang.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Perkuat Pelayanan Publik, Hibahkan Lahan untuk Pengembangan Ditlantas Polda Sumsel

Ia menilai tata kelola pemerintahan saat ini berada dalam fase yang menantang, seiring perubahan pendekatan, strategi, dan gaya kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Cara mengelola pemerintahan hari ini berbeda. Kita dituntut menjadi aparatur yang tidak hanya cerdas, tetapi juga terampil dan andal. Proses harus cepat, output harus tepat,” ujarnya.

Bima Arya menekankan perlunya meninggalkan cara-cara lama yang tidak efektif, tidak efisien, dan tidak adaptif terhadap tantangan zaman. Ia juga menyebut Indonesia tengah berada pada momentum strategis untuk menjadi salah satu dari lima besar kekuatan ekonomi dunia, yang didukung bonus demografi.

Adapun empat kunci sukses tersebut meliputi visi nasional yang konsisten lintas generasi, kemandirian nasional, pemerintahan yang efektif, serta kolaborasi dan inovasi.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya juga menyoroti aspirasi Gubernur Sumsel terkait perlunya payung hukum yang lebih luas bagi daerah untuk meningkatkan pendapatan serta kejelasan sistem transfer pusat ke daerah.

Ia turut mengapresiasi sejumlah capaian positif Sumatera Selatan, seperti pengendalian inflasi yang baik serta angka stunting yang relatif rendah secara nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Kepala Bappenas RI Bidang Pemerataan Pembangunan Regional Tri Dewi Virgiyanti, perwakilan DPRD Sumsel M. Nasir, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainuddin, perwakilan Kapolda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto, serta jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Sumatera Selatan.

Berita Terkait

Pemprov Sumsel Perkuat Pelayanan Publik, Hibahkan Lahan untuk Pengembangan Ditlantas Polda Sumsel
Dorong Ekspor dan Wirausaha, Herman Deru Hadirkan Kampus Sekolah Ekspor Pertama di Indonesia
Herman Deru: Kompetisi Drum Band Jadi Wadah Membangun Mental, Disiplin, dan Prestasi Pelajar
Cik Ujang Perjuangkan Infrastruktur Sumsel, Ajukan Pembangunan Jalan dan Jembatan ke Kementerian PU
Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU
Andie Dinialdie Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Sumsel Periode 2026–2031
Herman Deru Sambut Ketum Golkar Bahlil di Musda XI Golkar Sumsel, Dukung Penguatan Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Tinggal Dilantik Gubernur, Ini 7 Calon Komisioner KPID Sumsel Periode 2026-2029
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Pemprov Sumsel Perkuat Pelayanan Publik, Hibahkan Lahan untuk Pengembangan Ditlantas Polda Sumsel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Dorong Ekspor dan Wirausaha, Herman Deru Hadirkan Kampus Sekolah Ekspor Pertama di Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Herman Deru: Kompetisi Drum Band Jadi Wadah Membangun Mental, Disiplin, dan Prestasi Pelajar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Andie Dinialdie Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Sumsel Periode 2026–2031

Berita Terbaru