Info Sriwijaya, Indralaya, 30 Juli 2026 – Komitmen membangun pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan kembali ditunjukkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di SMAIT Raudhatul Ulum Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir. Program bertajuk Pelatihan Pembuatan Podcast Belajar Bertema Perubahan Iklim dengan Menerapkan Model Project-Based Learning (PjBL) itu diawali dengan seremoni pembukaan yang berlangsung hangat dan penuh antusias.
Dalam sambutannya, Kepala SMAIT Raudhatul Ulum Sakatiga, Evin Winata, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Sriwijaya. Menurutnya, program tersebut merupakan inovasi pembelajaran yang sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap isu perubahan iklim.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim PPM FKIP Universitas Sriwijaya yang telah memilih SMAIT Raudhatul Ulum sebagai mitra pelaksanaan pengabdian. Program ini sangat bermanfaat karena memadukan pendidikan, teknologi digital, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut melalui kerja sama yang lebih luas antara SMAIT Raudhatul Ulum dan FKIP Universitas Sriwijaya,” ujar Evin Winata.
Ia menambahkan, kemitraan antara sekolah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus membuka ruang bagi guru untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan tantangan abad ke-21.
Ketua Tim PPM FKIP UNSRI, Dr. Rita Inderawati, M.Pd., menjelaskan bahwa program pengabdian ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan perubahan iklim dengan literasi digital melalui pembelajaran berbasis proyek. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memahami isu perubahan iklim secara konseptual, tetapi juga menghasilkan podcast belajar yang dapat menjadi media kampanye lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antara Universitas Sriwijaya dan SMAIT Raudhatul Ulum. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat melalui inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan peserta didik,” ungkap Dr. Rita.
Ketua tim PPM juga lanjut dengan perkenalan tim pengabdian, pemaparan tujuan dan tahapan program, serta pengenalan aktivitas yang akan diikuti peserta selama lima kali pertemuan.

Program pengabdian ini melibatkan tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Sriwijaya yang diketuai oleh Dr. Rita Inderawati, M.Pd., bersama Prof. Soni Mirizon, M.A., Ed.D., Eryansyah, M.A., Ph.D., Dr. Sary Silvhiany, M.Pd., M.A., Ph.D., Hesti Wahyuni Anggraini, M.Pd., Alhenri Wijaya, M.Pd., Tita Ratna Wulan Dari, M.Pd., Muhammad Yazir, M.A., Hasbi Thaufik Oktodila, M.Hum., dan Syafrizal Azzali, M.S., serta didukung oleh mahasiswa sebagai fasilitator selama pelaksanaan kegiatan.
Melalui program ini, FKIP Universitas Sriwijaya tidak hanya menjalankan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan (sustainability) melalui pengembangan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada masa depan. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menghadirkan model pembelajaran berbasis proyek yang kreatif, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan literasi dan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara FKIP Universitas Sriwijaya dan SMAIT Raudhatul Ulum Sakatiga sebagai fondasi bagi pengembangan program-program pendidikan yang berkelanjutan.








