Info Sriwijaya, Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Banyuasin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 423 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Banyuasin. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Rabu (2/9).
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam melakukan penataan birokrasi, meningkatkan kinerja instansi, serta memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengisian jabatan fungsional yang responsif dan profesional.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan profesionalisme bagi seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik.
Menurutnya, jabatan fungsional memberikan ruang bagi aparatur untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan keahlian khusus yang dimiliki, dengan orientasi utama pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan fungsional adalah ruang bagi para aparatur untuk menunjukkan keahlian khusus dan berorientasi langsung pada pelayanan masyarakat. Saya berharap 423 pejabat fungsional yang dilantik hari ini dapat membawa energi baru, bekerja secara adaptif, responsif, serta terus berinovasi demi kemajuan daerah kita,” ujar Wakil Bupati.
Dari total 423 pejabat yang dilantik, sebanyak 412 orang merupakan pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional. Rinciannya terdiri dari 330 orang pada jenjang keahlian dan 82 orang pada jenjang keterampilan.
Sementara itu, sebanyak 11 orang merupakan pejabat yang berpindah dari jabatan lain ke dalam jabatan fungsional. Mereka terdiri atas satu orang pada jenjang Ahli Madya, tiga orang Ahli Muda, dan tujuh orang Ahli Pertama.
Pelantikan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan organisasi, tetapi juga mampu memperkuat kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dengan bertambahnya pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Banyuasin, pemerintah daerah berharap akselerasi terhadap berbagai program prioritas dapat semakin optimal. Selain itu, tata kelola pemerintahan diharapkan semakin berorientasi pada hasil serta memberikan manfaat yang nyata dan langsung bagi masyarakat.
Para pejabat fungsional yang baru dilantik juga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta aktif menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.








