Wapres Gibran Tinjau Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Musi V, Tol Palembang–Betung Ditarget Rampung Akhir 2026

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Sriwijaya, Palembang – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung progres akhir pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi bagian dari proyek strategis Jalan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung), Kamis (16/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik jembatan yang menjadi salah satu infrastruktur penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Jembatan Musi V yang membentang sekitar 1,8 kilometer di atas Sungai Musi itu digadang-gadang akan menjadi salah satu jembatan tol terpanjang di Indonesia. Saat ini, pembangunan konstruksi utama telah rampung dan memasuki tahapan akhir berupa pengujian beban (load test) sebelum dibuka untuk umum.

Executive Vice President Pembangunan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, mengatakan kunjungan Wapres merupakan bagian dari pemantauan langsung terhadap percepatan pembangunan proyek nasional tersebut.

“Terakhir beliau meninjau proyek ini pada September tahun lalu. Dalam waktu kurang dari satu tahun, progres pembangunannya sangat signifikan hingga bentang utama jembatan berhasil diselesaikan,” ujar Dwi.

Baca Juga :  Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet saat Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026

Ia menjelaskan, progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan kini telah melampaui 90 persen. Sementara penyelesaian Seksi 1 dan Seksi 2 ditargetkan selesai pada akhir 2026 agar dapat difungsikan saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Dwi, Jembatan Musi V memiliki bentang utama sepanjang 380 meter dengan total panjang mencapai sekitar 1,8 kilometer, termasuk jalan pendekat. Kehadiran jembatan tersebut akan menjadi penghubung vital yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan.

Apabila ruas Tol Palembang–Betung sepanjang sekitar 69 kilometer mulai beroperasi, waktu tempuh perjalanan yang selama ini mencapai sekitar tiga jam diperkirakan dapat dipangkas menjadi hanya satu jam.

Efisiensi tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut baik percepatan penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Musi V tidak hanya menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Palembang.

Baca Juga :  Gubernur Herman Deru Apresiasi Sumsel Bhayangkara Run 2026 sebagai Wadah Memperkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

“Beroperasinya Tol Palembang–Betung akan mempercepat distribusi berbagai komoditas, mulai dari bahan pangan hingga hasil pertanian. Hal ini tentu akan meningkatkan efisiensi dan daya saing ekonomi daerah,” kata Ratu Dewa.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Palembang siap mendukung percepatan operasional jalan tol melalui penyelarasan infrastruktur pendukung, peningkatan konektivitas akses jalan, serta pengembangan kawasan di sekitar koridor tol.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan PT Hutama Karya menjadi kunci agar manfaat proyek strategis nasional tersebut dapat segera dirasakan masyarakat.

Selain meningkatkan konektivitas regional, Jembatan Musi V diharapkan menjadi ikon baru pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan. Keberadaannya juga diproyeksikan mampu memperlancar arus barang dan jasa menuju kawasan industri, pelabuhan, hingga sentra produksi, sehingga memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (RD)

Berita Terkait

Kasus DBD di Sumsel Tembus 2.149, Palembang Masih Tertinggi, Dinkes Waspadai Dampak El Nino
348 Kasus Karhutla Terjadi di Sumsel, Banyuasin Masuk Zona Merah Bersama Empat Daerah Lain
Kasus Flu Singapura di Sumsel Tembus 628 Orang, Palembang Catat Angka Tertinggi
Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet saat Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026
Tegaskan Komitmen Jalankan Program Strategis Nasional, Wagub Cik Ujang Paparkan Kinerja dan Potensi Sumsel kepada Komisi II DPR RI
Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening, Dorong Sekolah Terjauh di Sumsel Jadi Role Model Pendidikan
Gubernur Herman Deru Apresiasi Sumsel Bhayangkara Run 2026 sebagai Wadah Memperkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Herman Deru Tinjau Pabrik Tapioka di Indralaya, Tekankan Penguatan Ekonomi Tak Bergantung APBN/APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kasus DBD di Sumsel Tembus 2.149, Palembang Masih Tertinggi, Dinkes Waspadai Dampak El Nino

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:09 WIB

Kasus Flu Singapura di Sumsel Tembus 628 Orang, Palembang Catat Angka Tertinggi

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:02 WIB

Wapres Gibran Tinjau Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Musi V, Tol Palembang–Betung Ditarget Rampung Akhir 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:46 WIB

Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet saat Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:38 WIB

Tegaskan Komitmen Jalankan Program Strategis Nasional, Wagub Cik Ujang Paparkan Kinerja dan Potensi Sumsel kepada Komisi II DPR RI

Berita Terbaru