Info Sriwijaya, Ogan Ilir – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya menyelenggarakan workshop bertajuk “Pendampingan Pembuatan E-Book Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru Sejarah di Kabupaten Ogan Ilir”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 dan 31 Juli 2026 di SMP Negeri 2 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan 23 orang guru. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tindak lanjut pada 22 September 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengembangkan bahan ajar digital yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Melalui workshop ini, guru tidak hanya diperkenalkan pada perkembangan teknologi AI dalam pendidikan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang dan menghasilkan produk pembelajaran digital.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 2 Indralaya Utara, Bapak Ihwani, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya. Kegiatan ini dinilai memberikan kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung inovasi pembelajaran di sekolah
Selanjutnya, kegiatan diawali dengan pengantar mengenai konsep dan urgensi pengembangan e-book berbasis AI oleh Dr. Hudaida, M.Pd., selaku Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pengantarnya, disampaikan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar secara lebih efektif, kreatif, dan menarik. Guru juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara kritis dan bertanggung jawab, tanpa mengesampingkan peran pendidik dalam proses pembelajaran.

Pelaksanaan workshop difokuskan pada praktik langsung (hands-on practice). Para peserta didampingi untuk mempelajari cara mengelola berbagai sumber informasi dan sumber daya digital sebagai bahan penyusunan materi pembelajaran. Peserta juga mengeksplorasi fitur AI untuk membantu mengembangkan konten pembelajaran menjadi produk digital yang lebih sistematis dan menarik.
Dalam sesi praktik, peserta diarahkan untuk menghasilkan tiga bentuk produk pembelajaran, yaitu presentasi pembelajaran berbantuan AI, soal evaluasi pembelajaran, serta e-book digital yang dikembangkan menggunakan aplikasi flipbook. Melalui kegiatan ini, guru memperoleh pengalaman dalam mengintegrasikan berbagai platform AI dengan pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran sejarah.
Selama kegiatan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan. Peserta tidak hanya mencoba berbagai fitur aplikasi, tetapi juga mengembangkan produk berdasarkan materi pembelajaran. Beberapa peserta kemudian mempresentasikan hasil karya yang telah dikembangkan. Sesi presentasi ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperoleh masukan, serta mendiskusikan potensi penerapan produk digital tersebut dalam pembelajaran di sekolah.
Dr. Syarifudin, M.Pd., selaku anggota tim pengabdian, menyampaikan bahwa pelatihan berbasis praktik menjadi bagian penting dalam membantu guru memahami pemanfaatan AI secara lebih aplikatif.
“Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagaimana guru mampu menggunakannya sebagai alat bantu untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna. Melalui praktik langsung, guru diharapkan dapat mengeksplorasi berbagai fitur AI dan menghasilkan bahan ajar digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Aulia Novemy Dhita, anggota tim pengabdian, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemandirian dalam menghasilkan sumber belajar digital.
“Guru memiliki peran penting dalam menentukan kualitas sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran. Kehadiran teknologi AI dapat menjadi peluang untuk memperkaya bahan ajar, termasuk melalui pengembangan e-book yang lebih menarik dan mudah diakses. Namun, pemanfaatannya tetap perlu disertai kemampuan guru dalam menyeleksi informasi, memvalidasi konten, dan memastikan kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh salah satu guru peserta workshop. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pengembangan bahan ajar digital.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam menggunakan berbagai platform AI untuk membantu menyusun materi pembelajaran. Dengan adanya pendampingan dan praktik langsung, kami menjadi lebih memahami bagaimana memanfaatkan AI untuk membuat presentasi, menyusun soal, hingga mengembangkan e-book digital. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah,” ungkap salah satu guru peserta.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai oleh Dr. Hudaida, M.Pd., dengan anggota Tyas Fernanda, M.Pd., Dr. Aulia Novemi Dita, M.Pd., Sakina Rizqiani, S.Pd., M.Si., Dr. Syarifudin, M.Pd., dan Fitrianti, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan 5 mahasiswa yang turut membantu proses pelaksanaan pelatihan dan pendampingan kepada peserta.

Rangkaian kegiatan pada 29 dan 31 Juli 2026 memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memanfaatkan AI untuk pengembangan bahan ajar. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap para guru di Kabupaten Ogan Ilir semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan dan mampu memanfaatkan AI secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Pengembangan e-book berbasis AI diharapkan menjadi salah satu alternatif inovasi bahan ajar digital yang dapat memperkaya sumber belajar, meningkatkan kreativitas guru, serta mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi Universitas Sriwijaya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya komunitas pendidik di Kabupaten Ogan Ilir.









