Tak Cukup Jaga HGU, Bupati Toha Wajibkan Perusahaan Bantu Kebakaran Lahan Warga

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 01:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Info Sriwijaya, Musi Banyuasin – Bupati Muba H M Toha Tohet SH menegaskan seluruh perusahaan di Muba wajib terlibat aktif dalam penanganan kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutbunlah).

Perusahaan juga diminta tidak hanya menjaga area konsesi atau HGU masing-masing, tetapi juga membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di lahan masyarakat dalam radius wilayah operasionalnya.
Penegasan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutbunlah yang digelar BPBD Muba, Selasa (9/9/2026) di ruang rapat Serasan Sekate.
Dalam arahannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi kepada BPBD, TNI-Polri, camat, pemerintah desa, perusahaan, serta masyarakat yang selama ini berjibaku memadamkan api di berbagai titik.
“Saya minta seluruh perusahaan bergotong royong. Jangan abaikan kebakaran di sekitar wilayah operasi. Dalam radius 5 kilometer, perusahaan wajib mengulurkan tangan membantu masyarakat. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Toha.
Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk memberikan tindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak kooperatif dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebakaran tidak semakin meluas.
“Saya kembali mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan merupakan tindakan yang dilarang keras. Masyarakat maupun korporasi yang terbukti sengaja atau lalai hingga menyebabkan lahannya terbakar dapat dikenai sanksi pidana hingga pencabutan izin usaha sesuai ketentuan yang berlaku,”tegasnya.
Seiring meningkatnya kabut asap dan kasus ISPA di sejumlah wilayah terdampak, Bupati Toha juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta selalu menggunakan masker untuk melindungi kesehatan.
Sementara itu, Kepala BPBD Muba Marko Susanto, S.STP., M.Si. meminta seluruh camat dan kepala desa tetap siaga dengan tidak meninggalkan wilayah tugas saat hotspot meningkat serta mengaktifkan posko siaga di masing-masing kecamatan.
Rapat dihadiri Sekda Muba Drs. Syafaruddin, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Akhmad Toyibir, S.STP., M.M., para staf Ahli, Forkopimda, jajaran OPD, para camat, serta para pimpinan perusahaan di Kabupaten Muba.
Baca Juga :  Lantik PAC di Muba, Devi Suhartoni Ingatkan Keluarga Besar PDIP Harus Saling Membantu, Bukan Sekadar Solid

Berita Terkait

Pemkab Muba Ikuti Sosialisasi Penginputan Data Triwulan LPPD 2026 dan Pemutakhiran Profil Daerah
Hijaukan Kembali Lahan Bekas Karhutla, Muba Gerakkan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni
Gubernur Sumsel Resmi Buka POPDA XVIII Tahun 2026, Muba Turunkan 103 Atlet
Lantik PAC di Muba, Devi Suhartoni Ingatkan Keluarga Besar PDIP Harus Saling Membantu, Bukan Sekadar Solid
PERINGATI HSP KE-98, BUPATI MUBA LEPAS KONTINGEN POPDA XVIII SUMSEL 2026
Atasi Masalah Kemacetan, Jalan Khusus Batubara PT Marga Bara Jaya Diresmikan di Muba
3.500 Titik Panas Terdeteksi di Muba, Pemkab Perkuat Penanganan Karhutla
Jumat Berkah Bersama FDR, Kantor Hukum FDR and Partners Bagikan 100 Nasi Kotak Setiap Pekan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:19 WIB

Pemkab Muba Ikuti Sosialisasi Penginputan Data Triwulan LPPD 2026 dan Pemutakhiran Profil Daerah

Jumat, 6 November 2026 - 00:15 WIB

Hijaukan Kembali Lahan Bekas Karhutla, Muba Gerakkan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni

Selasa, 3 November 2026 - 22:04 WIB

Gubernur Sumsel Resmi Buka POPDA XVIII Tahun 2026, Muba Turunkan 103 Atlet

Minggu, 1 November 2026 - 05:57 WIB

Lantik PAC di Muba, Devi Suhartoni Ingatkan Keluarga Besar PDIP Harus Saling Membantu, Bukan Sekadar Solid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:13 WIB

PERINGATI HSP KE-98, BUPATI MUBA LEPAS KONTINGEN POPDA XVIII SUMSEL 2026

Berita Terbaru