Info Sriwijaya, Palembang – Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Sumatera Selatan bersama SMA Az-Zahrah Palembang menggelar Pelatihan Menulis Sastra bertema “Menulis Sastra yang Relevan bagi Generasi di Era Digital”. Kegiatan yang berlangsung di SMA Az-Zahrah Palembang, Jumat (24/7/2026), ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan menulis sastra yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media digital.
Pelatihan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas siswa dan guru. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Az-Zahrah Palembang, Suripno, S.Ag., kemudian dilanjutkan sambutan Ketua HISKI Komisariat Sumatera Selatan, Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D.
Dalam pelatihan tersebut, HISKI menghadirkan dua narasumber yang membahas strategi berkarya sastra di era digital melalui dua sesi materi.
Narasumber pertama, Utari Rachma Siwi, S.Pd., M.A., menyampaikan materi berjudul “Mengembangkan Kreativitas Menulis Sastra yang Dekat dengan Generasi Digital”. Ia mengajak peserta memanfaatkan pengalaman sehari-hari sebagai sumber inspirasi dalam menulis karya sastra.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan aktivitas digital juga dapat menjadi bahan kreatif dalam menghasilkan karya sastra yang relevan dengan kehidupan generasi saat ini. Selain itu, peserta diberikan berbagai tips mengelola inspirasi dan mengembangkan ide cerita menjadi karya yang menarik.
Sementara itu, narasumber kedua, Raka Gunaika, S.S., M.A., membawakan materi “Strategi Berkarya dan Publikasi Sastra di Era Digital”. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa publikasi karya sastra kini semakin terbuka melalui berbagai platform digital.
Peserta dikenalkan pada beragam peluang publikasi, mulai dari penerbit mayor dan indie hingga komunitas literasi serta media sosial yang kini menjadi ruang alternatif bagi para penulis untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti simulasi menulis puisi yang dipandu langsung oleh Raka Gunaika. Dalam sesi praktik tersebut, siswa ditantang menyusun puisi menggunakan teknik akrostik dengan kata pembuka “Awan”, kemudian dilanjutkan latihan membuat puisi berdasarkan huruf dari nama depan masing-masing serta kata “Palembang”.
Melalui latihan tersebut, peserta didorong untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan merangkai kata menjadi karya sastra yang orisinal.

Pada kesempatan yang sama, HISKI Komisariat Sumatera Selatan dan SMA Islam Az-Zahrah Palembang juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi di bidang literasi, khususnya melalui penyelenggaraan pelatihan menulis sastra dan kegiatan pengembangan kemampuan literasi lainnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber serta sesi foto bersama antara pengurus HISKI Komisariat Sumatera Selatan, guru, dan siswa.
Melalui pelatihan ini, Ketua HISKI Komisariat Sumatera Selatan, Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D., berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki semangat berkarya dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana untuk menghasilkan sekaligus mempublikasikan karya sastra. “Dengan terbukanya berbagai peluang publikasi di era digital, siswa diharapkan lebih percaya diri menunjukkan kreativitas dan prestasinya melalui karya-karya sastra di masa depan,”tambahnya. (Ridho)








