Kasus Flu Singapura di Sumsel Tembus 628 Orang, Palembang Catat Angka Tertinggi

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Sriwijaya, Palembang –

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 628 kasus Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau yang lebih dikenal sebagai flu Singapura hingga pekan ke-23 tahun 2026. Jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan yang terjadi secara bertahap sejak April dan masih terus bertambah setiap pekan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa Ogatiyah, mengatakan peningkatan kasus mulai terlihat setelah tiga bulan pertama tahun ini yang relatif masih rendah.

“Hingga pekan ke-23 tercatat 628 kasus HFMD di Sumatera Selatan. Saat ini penambahan kasus masih terjadi dengan jumlah puluhan orang setiap minggunya,” ujarnya di Palembang, Rabu.

Berdasarkan data Dinkes Sumsel, sepanjang Januari hingga Maret angka kasus masih berkisar antara satu hingga 19 kasus per pekan. Namun memasuki April, penyebaran penyakit tersebut mulai meningkat dan terus menunjukkan tren kenaikan hingga Juni.

Baca Juga :  Cegah Antrean BBM Makin Panjang, Herman Deru Siapkan Pengajuan Tambahan Kuota

Palembang menjadi wilayah dengan jumlah penderita terbanyak, mencapai 118 kasus. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan 82 kasus, disusul Musi Banyuasin dan Kota Prabumulih yang masing-masing mencatat 78 kasus.

Sementara itu, Kabupaten Muara Enim melaporkan 65 kasus, Kabupaten Lahat 62 kasus, serta Kota Lubuklinggau sebanyak 54 kasus. Di sisi lain, Kabupaten Empat Lawang, Ogan Komering Ulu Timur, dan Musi Rawas Utara menjadi daerah dengan jumlah kasus paling sedikit, masing-masing hanya tiga kasus.

Ira menjelaskan HFMD merupakan penyakit yang bersifat musiman. Lonjakan kasus umumnya terjadi saat masa peralihan musim, baik dari musim hujan ke kemarau maupun sebaliknya.

Menurutnya, penularan virus dapat berlangsung di berbagai tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya anak-anak, seperti ruang bermain dalam ruangan maupun ruangan berpendingin udara.

HFMD merupakan infeksi virus yang paling sering menyerang bayi dan anak usia di bawah lima hingga tujuh tahun. Meski demikian, orang dewasa juga berisiko tertular apabila tidak menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga :  28 Kepala Sekolah Banyuasin Diduga Diamankan dalam OTT Polda Sumsel

Gejala yang umum muncul antara lain demam, sariawan pada lidah, gusi, atau bagian dalam mulut, disertai ruam atau lepuhan di sekitar mulut, telapak tangan, telapak kaki hingga bokong. Penderita juga dapat mengalami nyeri tenggorokan dengan masa inkubasi virus sekitar tiga hingga enam hari setelah terpapar.

Dinkes Sumsel mengimbau para orang tua segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mulai menunjukkan gejala HFMD agar mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan apabila penderita mengalami tanda-tanda yang lebih berat seperti tubuh sangat lemas, kejang, sesak napas, serta tangan dan kaki terasa dingin. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan komplikasi serius sehingga membutuhkan penanganan segera di rumah sakit. (Rd)

Berita Terkait

Sambut Ulang Tahun ke-10, Ayola Sentosa Hotel Palembang Gelar Aksi Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Doorprize Menarik
Herman Deru Sambut Sumsel Jadi Pilot Project Transformasi JKN, Muara Enim Jadi Daerah Uji Coba
Pemerintah Tambah Dana Rp20 Triliun untuk Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan
“Wagub Cik Ujang Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026, Efisiensi hingga Karhutla Jadi Sorotan”
Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT Ke-4 Masjid Hj Sopiah, UAS: Bakti kepada Ibu Dibalas Kemuliaan Allah
Naik Speed Boat, Gubernur Herman Deru Tinjau langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah
Wagub Cik Ujang Dorong Atlet Karate Sumsel Berprestasi di Tingkat Nasional
Tanpa Menunggu APBD, Herman Deru Gerakkan Gotong Royong Lintas Sektor Pulihkan Jembatan di Telang Rejo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Sambut Ulang Tahun ke-10, Ayola Sentosa Hotel Palembang Gelar Aksi Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Doorprize Menarik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Herman Deru Sambut Sumsel Jadi Pilot Project Transformasi JKN, Muara Enim Jadi Daerah Uji Coba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pemerintah Tambah Dana Rp20 Triliun untuk Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

“Wagub Cik Ujang Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026, Efisiensi hingga Karhutla Jadi Sorotan”

Selasa, 29 September 2026 - 23:56 WIB

Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT Ke-4 Masjid Hj Sopiah, UAS: Bakti kepada Ibu Dibalas Kemuliaan Allah

Berita Terbaru

Internasional

Dari Johor, FKIP UNSRI Ketuk Pintu Jejaring Pendidikan Malaysia

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:45 WIB