Banyuasin, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin pada Rabu, 1 April 2024. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi antara insan pers dan pihak pemasyarakatan.
Tiba di Lapas Kelas IIA Banyuasin, jajaran PWI Kabupaten Banyuasin disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Dr. Tetra Destorie Imantoro, Amd.IP., S.Sos., M.H., didampingi, KPLP Ade Irianto, Kasubbag TU Muhammad Faikar, Humas Mohamad Fadhil.
Ketua PWI Banyuasin, Wardoyo, S.I.Kom, menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama yang konstruktif antara PWI dan Lapas Banyuasin. Menurutnya, sinergi tersebut penting dalam mendukung berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan keterbukaan informasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Adapun tujuan kami adalah untuk bersinergi antara PWI dengan Lapas Banyuasin. Kami juga berharap dukungan terhadap kegiatan PWI Banyuasin ke depan,” ujar Wardoyo.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Dr. Tetra Destorie Imantoro, Amd.IP., S.Sos., M.H., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung berbagai kegiatan yang digagas oleh PWI Banyuasin.
“Kami siap mendukung kegiatan PWI Banyuasin dan tentunya kami juga berharap dengan teman-teman PWI untuk terus mendukung semua kegiatan kami dalam menyampaikan informasi-informasi positif kepada masyarakat. Semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak berharap kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam hal publikasi, tetapi juga dalam mendukung program pembinaan dan edukasi bagi masyarakat, termasuk warga binaan di Lapas Banyuasin.
Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara PWI Banyuasin dan Lapas Kelas IIA Banyuasin semakin solid serta mampu menghadirkan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.






