Pegadaian Kolaborasi dengan PWI Banyuasin Gelar Seminar Jurnalisme Cerdas Di Era AI

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Info Sriwijaya, Banyuasin –  PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah III Palembang berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Banyuasin,  melalui program Pegadaian Peduli menggelar Workshop Jurnalisme bertajuk “Jurnalisme Cerdas di Era AI: Optimalisasi Teknologi Digital untuk Produktivitas Wartawan”.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/10/2026), tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan meningkatkan pengetahuan para jurnalis di Kabupaten Banyuasin mengenai perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam dunia jurnalistik.

Seminar tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri atas wartawan lintas media di Kabupaten Banyuasin serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M., Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, Deputi Bisnis Area Palembang Pegadaian Rusydi Tanjung, Kepala Departemen Non-Gadai Area Palembang Daniel Tamara, Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kanwil Palembang Yun Oliandri, Pemimpin Cabang Pegadaian Kenten Joko NK Nugroho, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB,  Sekretaris Dinas Kominfo Banyuasin, serta Ketua PWI Banyuasin Wardoyo, S.I.Kom.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam dunia jurnalistik. Namun, penggunaan AI harus tetap diiringi tanggung jawab, kehati-hatian, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Kita berada di tahun 2026, di mana algoritma dan generative AI bukan lagi hal baru, melainkan kebutuhan. Pemerintah Kabupaten Banyuasin ingin melihat wartawan kita tidak hanya cepat dalam memberitakan, tetapi juga cerdas dalam memverifikasi. Teknologi harus menjadi mitra untuk meningkatkan produktivitas, bukan menggantikan peran nurani dan integritas seorang jurnalis,” tegas Netta.

Baca Juga :  Rayakan World Tourism Day, THE 1O1 Palembang Rajawali Hadirkan Pengalaman Wisata Bernuansa Budaya Palembang

Ia juga menyoroti potensi bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, disinformasi, hingga penggunaan teknologi deepfake yang semakin berkembang. Menurutnya, kecanggihan AI tidak serta-merta menjamin kebenaran informasi yang dihasilkan.

Karena itu, pemeriksaan fakta (fact-checking), verifikasi data, dan konfirmasi kepada narasumber harus tetap menjadi bagian utama dalam proses kerja jurnalistik. Wartawan dituntut mampu memilah informasi secara kritis sebelum menyampaikan berita kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Banyuasin Wardoyo, S.I.Kom., menjelaskan bahwa seminar dan workshop tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman insan pers agar tidak memandang AI sebagai ancaman, melainkan sebagai alat bantu yang dapat menunjang efisiensi dan produktivitas kerja jurnalistik.

Menurut Wardoyo, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai pekerjaan teknis, seperti transkripsi wawancara, pengolahan data dalam jumlah besar (big data), serta penyuntingan naskah berita.

“Berkat adanya AI, wartawan bisa menghemat waktu untuk tugas-tugas teknis repetitif, sehingga memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukan peliputan mendalam dan investigasi,” ujar Wardoyo.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pemanfaatan AI tidak boleh menghilangkan peran utama wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penentuan sudut pandang berita, pemeriksaan fakta, konfirmasi kepada narasumber, hingga keputusan akhir untuk menerbitkan berita tetap menjadi tanggung jawab moral dan profesional jurnalis.

Wardoyo berharap kegiatan ini dapat mendorong wartawan di Banyuasin untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar jurnalistik, seperti akurasi, keberimbangan, independensi, dan tanggung jawab kepada publik.

Baca Juga :  PWI Banyuasin Kecam Keras Kekerasan Terhadap Jurnalis di Palembang, Desak Polisi Tangkap Pelaku

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Deputi Bisnis Area Palembang Pegadaian, Rusydi Tanjung. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Pegadaian dan PWI Banyuasin dalam memberikan edukasi kepada insan pers mengenai pemanfaatan teknologi AI.

Menurut Rusydi, perkembangan AI merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari sekaligus peluang besar yang perlu dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung kemajuan berbagai sektor, termasuk jurnalistik.

“Kemajuan AI merupakan realitas yang tidak bisa kita hindari, melainkan peluang besar yang harus kita manfaatkan bersama. Pegadaian Wilayah III Sumbagsel berkomitmen untuk terus berjalan berdampingan dengan insan pers dan Pemkab Banyuasin. Kami percaya edukasi masyarakat, baik terkait literasi keuangan digital maupun pemanfaatan teknologi, membutuhkan peran media yang tepercaya, edukatif, dan adaptif,” ungkap Rusydi.

Melalui program Pegadaian Peduli, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan insan pers dalam menghadapi transformasi digital.

Selain meningkatkan pemahaman tentang kecerdasan buatan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital dan mendorong wartawan menghasilkan pemberitaan yang informatif, edukatif, serta bertanggung jawab.

Seminar dan workshop tersebut sekaligus menegaskan bahwa AI dapat menjadi instrumen pendukung produktivitas jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan daya kritis, tanggung jawab, dan integritas wartawan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kepercayaan masyarakat tetap menjadi modal utama bagi keberlangsungan pers yang profesional.

Berita Terkait

Bupati Askolani Dorong Pengembangan SPAM Banyuasin, Kebutuhan Air Industri Jadi Perhatian
Tuntut Hak Plasma, Warga Tiga Desa di Betung Temui Bupati Banyuasin
Dirjen Bangda Kemendagri Minta Perampingan OPD Tak Hambat Visi-Misi dan Pelayanan Publik
Segera Hadir di Banyuasin, Wamensos Minta Pemkab Matangkan Persyaratan Sekolah Rakyat
PWI Banyuasin Kecam Keras Kekerasan Terhadap Jurnalis di Palembang, Desak Polisi Tangkap Pelaku
Tindak Tegas! Bupati Banyuasin Bersama Danrem 044/Gapo Segel 2 Lahan Kebakaran Desa Sungai Rengit
Bupati Askolani Dikukuhkan Sebagai Ketua Dewan Pengarah KDEKS Banyuasin Serta Pengurus KDEKS Sumsel
Berikan Manfaat Bagi Masyarakat, Sekda Inginkan Persiapan Verifikasi dan Validasi KDKMP Harus Transparan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Pegadaian Kolaborasi dengan PWI Banyuasin Gelar Seminar Jurnalisme Cerdas Di Era AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Bupati Askolani Dorong Pengembangan SPAM Banyuasin, Kebutuhan Air Industri Jadi Perhatian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tuntut Hak Plasma, Warga Tiga Desa di Betung Temui Bupati Banyuasin

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Dirjen Bangda Kemendagri Minta Perampingan OPD Tak Hambat Visi-Misi dan Pelayanan Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Segera Hadir di Banyuasin, Wamensos Minta Pemkab Matangkan Persyaratan Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Uncategorized

Kepada Malam, Kutitipkan Air Mata

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:04 WIB