Info Sriwijaya – Palembang, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Jangan Buang Ibu di CGV Transmart, Jalan Radial, Palembang, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan praktik akhir mata kuliah Menyimak Apresiatif yang dibimbing oleh dosen pengampu Drs. Refson, M.Pd. dan Anzas Rua Usamana, M.Pd. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menikmati tayangan film, tetapi juga melakukan proses menyimak secara kritis sebagai bagian dari pembelajaran.
Dosen pengampu mata kuliah Menyimak Apresiatif, Anzas Rua Usamana, M.Pd., mengatakan bahwa pemanfaatan media film dalam proses pembelajaran menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan menyimak apresiasi melalui film bertujuan melatih kemampuan mahasiswa dalam menyimak secara kritis dan reseptif. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk memahami makna, pesan moral, nilai-nilai kehidupan, serta unsur-unsur sastra yang disajikan melalui media audio visual.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk tidak sekadar menonton, tetapi mampu menyimak secara kritis, menganalisis isi cerita, karakter tokoh, alur, konflik, hingga pesan yang ingin disampaikan pembuat film. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia,” ujar Anzas.
Ia menambahkan, film sebagai salah satu bentuk karya sastra modern memiliki nilai edukatif yang dapat dijadikan media pembelajaran. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengapresiasi karya sastra secara lebih mendalam sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan sikap apresiatif mahasiswa terhadap karya sastra, sekaligus mengembangkan kemampuan reseptif mereka dalam memahami berbagai bentuk karya, termasuk film. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mampu mengaitkan isi film dengan realitas kehidupan serta teori yang dipelajari di perkuliahan,” tambahnya.
Melalui praktik akhir mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan kompetensi menyimak apresiatif secara komprehensif, sehingga menjadi bekal dalam pengembangan kemampuan akademik maupun profesional sebagai calon pendidik bahasa Indonesia.
Penulis : RD








