Masyarakat kota Prabumulih dihebohkan terkait ada tahanan terbukti positif narkoba diduga minum pembersih lantai (prostex,red) di kantor BNN Kota Prabumulih.
Aksi tahanan berinisial OB (35) warga Sukajadi yang diduga nekat itu, membuat publik heran atas kejadian itu.
Sehingga kejadian OB tahanan BNN Prabumulih yang minum cairan Prostex viral di jagat raya media sosial (medsos).
Berbagai spekulasi muncul apakah ini bentuk kelalaian pihak BNN Prabumulih atau ada hal lain hingga OB nekat meminum cairan pembersih lantai tersebut.
Kepala BNN kota Prabumulih AKBP Fauziah menjelaskan kalau OB merupakan bukan tahanan melainkan claine BNN Prabumulih yang terbukti positif menggunakan narkoba dan perlu direhabilitasi.
Selain itu, OB tidak ditahan di dalam ruang penjara BNN Prabumulih melainkan hanya berada di dalam kantor BNN.
Nah mengenai OB apakah meminum cairan pembersih lantai, saat itu tidak ada yang melihatnya. Sebab, waktu kejadian OB berniat ingin solat di lantai 2 makanya oleh pihak penjaga di izinkan.
“Jadi kalau OB meminum Prostex belum bisa dipastikan. Ya memang di lantai 2 di dekat dia ditemukan botol. Saat ini OB sehat dan berada dalam pengawasan,” katanya.
AKBP Fauziah menambahkan, OB saat sudah di observasi di RSUD dan tidak ada hal yang menghawatirkan makanya kami bawa pulang lagi ke kantor BNN Prabumulih.
“Keluarga OB minta rawat inap tapi hasil tindakan observasi dari rumah sakit tidak ada, makanya kami bawa pulang ke BNN karena masih dalam pengawasan.
Selain OB akan kita rehabilitasi di yayasan swasta untuk rawat inap karena terbukti mengkonsumsi narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, istri OB bernama YLN saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi suaminya OB usai meminum cairan pembersih lantai jenis Prostex mulutnya mengalami luka terbakar.
Dirinya menyayangkan pihak BNN Prabumulih tidak mengizinkan suaminya untuk dirawat di rumah sakit usai meminum cairan pembersih lantai.
“Suami saya masih mual dan pusing. Bahkan mulutnya terbakar karena meminum Prostex semalam. Kami hanya minta OB untuk dirawat dulu di rumah sakit, bukan malah dibawa pulang lagi di kantor BNN Prabumulih. Kami khawatir akan keadaan OB karena kondisinya masih lemah,” ujar YLN.
YLN mengungkapkan, hasil diagnosa dokter ternyata suami saya mengalami keracunan Prostex. Dan saran dokter OB harus dirawat inap dulu di rumah sakit.
“Kami minta kepastian kesehatan OB dulu untuk dirawat di rumah sakit jangan dibiarkan di kantor BNN Prabumulih. Apalagi kondisinya lagi drop dan masih lemas dan sulit makan,” tegasnya.
Tak hanya itu, kami pihak keluarga tau kalau apa yang dilakukan OB memang salah karena mengkonsumsi narkoba.
Akan tetapi tolong hati nurani agar suami saya OB untuk mendapatkan perawatan dulu hingga sembuh.
Dan baru setelah sembuh silakan dari pihak BNN Prabumulih apakah OB dirawat inap rehabilitasi atau rawat jalan rehabilitasi.
“Kami tau OB salah kami mengerti. Tetapi tolong dulu OB dirawat dulu di rumah sakit karena usai minum Prostex, biar dia sehat. Kami khawatir dengan OB karena waktu ditangkap kepala pecah dan ini dapat kabar dia minum racun pula,” tandasnya.






